Selasa, 01 Oktober 2019

Hello Assalamualaikum Wr.Wb
Kembali lagi bersama saya Elvira Riasah Herlin ,hari ini ingin memberi tau isi dari berita Weekend Post (Afrika Selatan )  yang diatas guys 🙂
Yang berjudul " Chance to help clean rivers " 


Peluang untuk membantu membersihkan sungai
Weekend Post (Afrika Selatan) 21 Sep 2019 Weekend Post Reporter
Foto: SHANNON BRIGHT
DALAM TAS: Penduduk Stutterheim ambil bagian dalam kampanye pembersihan awal tahun 2019
Semua berada di dek untuk Hari Pembersihan Dunia pada hari Sabtu, dengan Teluk juga memilih di tempat sampah yang tersebar di sekitar jalan-jalan Kota Ramah.

Shoprite Group telah bermitra dengan departemen air dan sanitasi untuk menjadi tuan rumah pembersihan sungai secara nasional pada Hari Pembersihan Dunia (21 September 2019) dan semua orang diundang untuk bergabung.

Kaki inisiatif Port Elizabeth akan berlangsung di Ziyabuya di sepanjang Jalan Uitenhage dan juga di Bethelsdorp, di mana para peserta akan menangani kekacauan di Sungai Chatty.

Manajer CSI Shoprite Group Lunga Schoeman mengatakan SA adalah negara yang kekurangan air dan sungai tidak hanya sumber air minum yang tak ternilai bagi manusia dan hewan, mereka juga penting untuk irigasi di sektor pertanian.

“Bagi kami, Hari Pembersihan Dunia menghadirkan peluang besar untuk membangun inisiatif pembersihan sungai departemen, yang diluncurkan awal tahun ini.

"Juga, kami mendekati pembersihan ke-1.000 kami dan dengan semua acara yang direncanakan untuk hari itu, berlomba menuju tonggak yang sangat penting," katanya.

Shoprite Group melakukan pembersihan terbesar di Afrika pada tahun 2018, di mana 6.000 orang di 11 negara Afrika berpartisipasi dalam lebih dari 500 acara pembersihan yang berlangsung selama lima hari.

Pengecer menindaklanjutinya dengan memobilisasi sukarelawan di dalam dan di luar bisnisnya untuk menjadi bagian dari berbagai pembersihan masyarakat pada Hari Pembersihan Dunia 2018.

Relawan yang tertarik untuk bergabung dengan gerakan yang muncul dapat mendaftar untuk pembersihan yang ada atau mengatur sendiri di www.actforchange.africa

“Tujuan kami sejak memulai drive pembersihan kami lebih dari setahun yang lalu adalah selalu membawa perubahan perilaku, yang kami yakini merupakan akar masalah limbah kami.

"Dengan setiap pembersihan kami melihat bukti tujuan akhir kami - untuk menciptakan gerakan warga aktif yang bertindak untuk perubahan di komunitas mereka," kata Schoeman.

“Kami mendorong semua pengelola pembersihan untuk bermitra dengan pendaur ulang lokal sehingga limbah sesedikit mungkin berakhir di lokasi TPA kami yang sudah kelebihan pajak.”

Titik pertemuan untuk pembersihan Teluk adalah akhir dari jalan Portslade di Taman Algoa pukul 9 pagi.

Dari berita tersebut mengajar kan kita arti sebuah tanggung jawab terhadap lingkungan,maka dari itu pun kita jangan pernah membuang sampah sembarang karena akan berdampak buruk terhadap generasi penerus